PusatDapodik
Home Guru Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Guru: Pengertian, Manfaat, Langkah-langkah, dan Susunan Laporan

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Guru: Pengertian, Manfaat, Langkah-langkah, dan Susunan Laporan

teacher g497b92083 1280

Selain mendidik tugas guru sebagai profesional adalah untuk memperbaiki kekurangan kekurangan serta melakukan perbaikan dalam proses mengajar. Kualitas pembelajaran sendiri dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik ataupun proses belajar. Dalam hal ini guru berperan penting untuk menjaga dan memperbaiki kualitas pendidikan peserta didik. Salah satu cara guru dalam menjaga dan memperbaiki kegiatan belajar mengajar adalah dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK.

Proses pembelajaran menjadi salah satu kegiatan penting untuk menjamin kualitas pendidikan peserta didik. Oleh sebab itu, Penelitian Tindakan Kelas menjadi salah satu kegiatan perlu dilakukan oleh seorang pendidik. Dengan adanya kegiatan penelitian ini maka kualitas belajar siswa akan semakin meningkat, begitu juga dengan kualitas pembelajaran oleh guru.

Jika seorang guru menemukan permasalahan atau kendala dalam kelas yang dapat menyebabkan kualitas kegiatan pembelajaran berkurang, maka salah satu pemecahan masalahnya adalah dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas.

Pengertian Penelitian Tindak Kelas

Penelitian Tindakan Kelas merupakan sebuah penelitian yang dilakukan oleh tenaga pendidik di dalam kelas dengan tujuan meningkatkan kualitas proses belajar, baik itu penyempurnaan, pemecahan masalah mau uan peningkatan. PTK menjadi suatu alternatif yang dapat dilakukan oleh guru dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas pembelajaran dalam kelas.

Penelitian Tindakan Kelas menjadi salah satu indikator kemampuan profesional guru, PTK dilakukan secara ilmiah yang melewati proses berpikir sistematis dan empiris dalam memecahkan permasalahan maupun melakukan penyempurnaan.

PTK sendiri merupakan sebuah upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengaplikasikan pembelajaran sesuai dengan pengalaman sendiri ataupun perbandingan pengalaman guru lain. Tindakan direncanakan, dibuat, dan diarahkan oleh guru untuk kemudian dilakukan peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas merupakan bentuk refleksi guru untuk meningkatkan kemampuan dan memperdalam tindakan-tindakan yang sesuai dengan kelas, serta memperbaiki permasalahan yang ada di kelas.

Sehingga, Penelitian Tindakan Kelas merupakan serangkaian proses pengkajian tentang permasalahan pembelajaran dalam kelas melalui refleksi diri dan analisa pada setia pengaruh perlakuan yang diterapkan. PTK penting bagi guru untuk membuat guru menjadi lebih peka dan tanggap terhadap dinamika pembelajaran di kelas. Selain itu, PTK juga meningkatkan kinerja guru sebagai profesional.

Tujuan dilakukan Penelitian Tindakan Kelas

Tujuan utama Penelitian Tindakan Kelas tentunya adalah memperbaiki atau meningkatkan kualitas proses pembelajaran, sehingga dapat berpengaruh terhadap prestasi siswa. Selain itu, tujuan lai dilakukannya PTK adalah sebagai berikut.

  • Meningkatkan kualitas praktik pembelajaran
  • Meningkatkan mutu dan hasil pembelajaran
  • Meningkatkan sifat profesionalitas tenaga pendidik
  • Memecahkan permasalahan yang terjadi di dalam kelas secara ilmiah
  • Mendorong efisiensi dan keefektifan pengelolaan pendidikan dengan memperbaiki dna meningkatkan proses pembelajaran berkualitas
  • Memperbaiki pola mengajar guru untuk disesuaikan dengan peserta didik, serta memperbaiki perilaku dan praktik peserta didik dalam kegiatan pembelajaran

Manfaat Penelitian Tindakan Kelas

Manfaat utama dengan adanya Penelitian Tindakan Kelas adalah mempebaiki kualitas prose spembelajaran. Namun, ada juga manfaat lainnya antara lain adalah sebagai berikut.

  • Memperbaiki, meningkatkan, dan menyempurnakan kualitas pembelajaran di kelas
  • Mengembangkan kinerja profesional guru
  • Meningkatkan rasa percaya diri guru karena dapat mengevaluasi diri dan menganalisis kinerjanya
  • Meningkatkan kualitas suatu sekolah

Langkah Melakukan Penelitian Tindakan Kelas

Didasarkan pada beberapa model maka Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dalam beberapa langkah. Menurut Suwarsih (1994) terdapat 8 tahapan siklus PTK yaitu identifikasi masalah, analisis masalah. Perumusan masalah, perumusan hipotesis tindakan, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, analisis dan refleksi, perencanaan tindakan lanjut.

Sedangkan menurut Kemmis & Mc Taggart terdapat empat tahap atau langkah yaitu sebagai berikut.

  • Menyusun rancangan tindakan, menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, dimana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan dilaksanakan
  • Pelaksanaan tindakan, implementasi atau penerapan dari rancangan yang sudah disusun untuk diterapkan ke kelas
  • Pengamatan, pengamatan tindakan oleh pengamat
  • Refleksi, kegiatan mengemukakan dan menemukan kembali apa yang sudah terjadi

Menyusun Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Karena Penelitian Tindakan Kelas adalah sebuah proses ilmiah maka guru harus menyusun sebuah laporan sebagai bukti tertulis dan hasil dari penelitian dapat dilihat dari laporan ini. Dalam membuat laporan ini pastikan judul penelitian singkat, jelas, dan tidak memberi kemungkinan penafsiran.

1. Susunan Laporan PTK

Sedangkan susunan laporan PTK dapat disajikan sebagai berikut.

Halaman sampul

Halaman pengesahan

Abstrak

Kata pengantar

Daftar isi

Bab I Pendahuluan

  • Latar belakang masalah
  • Identifikasi masalah
  • Pembatasan dan rumusan masalah
  • Tujuan penelitian
  • Manfaat hasil penelitian

Bab II Kajian Pustaka

  • Kajian teori
  • Kajian hasil penelitian

Bab III Metode Penelitian

  • Objek tindakan
  • Setting,lokasi, subjek penelitian
  • Metode pengumpulan data
  • Cara pengambilan keputusan

Bab IV Hasil Penelitian

  • Gambaran setting
  • Uraian penelitian
  • Penjelasan per siklus
  • Analisa data
  • Pembahasan

Bab V Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

Saran Tindakan lebih lanjut

Daftar Pustaka

Lampiran-lampiran

2. Contoh judul Penelitian Tindakan Kelas

  • Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SDN Maju Melalui Metode Permainan
  • Upaya Meningkatkan Prestasi dan Keaktifan Siswa Kelas IV di SDN Maju pada Materi Budaya Demokrasi melalui Metode Diskusi
  • Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMPN Maju pada Materi Operasi Hitung Aljabar Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe SAL
  • Penerapan Pembelajaran CTL dengan Model Jigsaw untuk Pembelajaran SAINS di SMP Maju
  • Penerapan Model Cooperative Learning Metode Jigsawa dalam Meningkatkan Prose Belajar Mandiri dan Prestais Siswa
  • Faktor yang Mempengaruhi Keaktifan Siswa Kelas VII SMP Maju Mengikuti Pembelajaran Ditinjau dari Penggunaan Media
  • Penerapan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dan Keaktifan Siswa.

Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru

GABUNG
Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad