Baca juga: Memahami Wesels
Isi
bersembunyi
Pengertian Inkaso
Pengertian Inkaso Menurut Para Ahli
Lukman Dendawijaya (2001)
Dr. Thomas Suyatno dkk (2007)
Manfaat Koleksi
Surat Koleksi
Inkaso dengan dokumen tanpa lampiran
Inkaso Dengan Dokumen Terlampir
Jenis koleksi
Koleksi Keluar
Koleksi Masuk
Penagihan melalui bank lain
Pengumpulan melalui Cabang Bank Sendiri
Mekanisme Pengumpulan
Manfaat Koleksi
Contoh Koleksi Keluar
Pengertian Inkaso
Pengertian penagihan adalah suatu jasa bank untuk menagih pembayaran atas surat-surat atau dokumen-dokumen berharga dari pihak ketiga yang berada di tempat atau kota lain di dalam negeri. Surat atau dokumen berharga yang dapat diproses antara lain wesel, cek, bilyet giro, kuitansi, surat promes/akseptasi dan hadiah undian.
Transaksi penagihan dimaksudkan untuk mengambil cek/BG dari bank di suatu daerah kliring atau kota tertentu kepada bank penerbit yang berada di kota atau daerah kliring yang berbeda.
Proses penagihannya memerlukan media berupa dokumen yang harus dikumpulkan seperti cek, bilyet giro, pos biasa atau fax dan telex. Penggunaan media ini akan menimbulkan biaya dan biaya tersebut ditanggung oleh pihak ketiga pemberi amanah.
Dalam istilah penghimpunan, ada bank pemrakarsa dan bank pelaksana. Yang dimaksud dengan bank pemrakarsa adalah bank yang menerima dokumen dari pihak ketiga untuk ditagih dan hasilnya untuk kepentingan pihak ketiga tersebut. Sedangkan bank pelaksana adalah bank yang melakukan penagihan (pembebanan) kepada pihak ketiga (nasabah bank pelaksana) berdasarkan amanah dari cabang/bank pemrakarsa dan hasilnya untuk kepentingan nasabah bank pemrakarsa pihak ketiga.
Bank pemrakarsa akan menerima pendapatan berupa komisi penagihan. Komisi penagihan akan dibagikan setiap akhir bulan antara cabang pemrakarsa dan cabang pelaksana, masing-masing sebesar 50% dari total komisi penagihan yang bersangkutan. Komisi hanya dibebankan kepada orang yang memberi amanah pada cabang pemrakarsa.
Pengertian Inkaso Menurut Para Ahli
Lukman Dendawijaya (2001)
Pengertian penagihan menurut Lukman Dendawijaya adalah salah satu jasa yang diberikan oleh bank atas permintaan nasabah untuk menagih pembayaran atas dokumen atau surat berharga dari pihak ketiga di tempat lain, dapat berupa cabang dari bank yang bersangkutan atau bahkan di bank lain.
Dr. Thomas Suyatno dkk (2007)
Pengertian penagihan menurut Dr. Thomas Suyatno dkk adalah pemberian wewenang kepada bank oleh perorangan atau perusahaan untuk menagih atau meminta akseptasi (persetujuan pembayaran) atau sekedar menyerahkan kepada pihak yang berkepentingan surat berharga baik dalam bentuk rupiah maupun mata uang asing. seperti wesel, cek, surat promes dan sebagainya di tempat lain baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Baca juga: Memahami Reksa Dana
Manfaat Koleksi
Koleksi bermanfaat bagi nasabah dan juga bank, berikut manfaat dari koleksi:
Manfaat pengumpulan uang tunai bagi nasabah bank antara lain:
- Menghemat biaya transaksi penagihan.
- Menghemat waktu pemrosesan transaksi.
- Hindari risiko kerugian.
Manfaat penagihan bagi bank antara lain:
- Pendapatan komisi.
- Sarana promosi dengan meningkatkan pelayanan.
- Setoran dana penghimpunan, sejak dapat ditagih sampai dengan dicairkan oleh penarik.
Surat Koleksi
Tidak semua dokumen yang diterbitkan oleh bank dapat dimasukkan dalam kegiatan penagihan. Terdapat 2 jenis atau kelompok dokumen yang disertakan, yaitu:
Inkaso dengan dokumen tanpa lampiran
Koleksi dengan dokumen tanpa lampiran adalah dokumen koleksi yang digunakan pada saat melakukan penagihan tanpa melampirkan dokumen apapun. Contohnya termasuk cek dan bilyet giro.
Inkaso Dengan Dokumen Terlampir
Koleksi dengan dokumen terlampir adalah dokumen yang koleksinya harus disertai dengan dokumen tambahan atau dokumen pendukung. Contohnya termasuk kuitansi, faktur, dan polis asuransi.
Jenis koleksi
Dilihat dari lalu lintas dananya, penghimpunan dibedakan menjadi 2 yaitu penghimpunan keluar dan penghimpunan masuk.
Koleksi Keluar
Yang dimaksud dengan penagihan keluar adalah penagihan atau instruksi nasabah untuk membuat tagihan kepada pihak ketiga, baik di cabang sendiri maupun di bank luar kota. Tagihan ini dibayarkan atau dikreditkan ke rekening wali di bank pemrakarsa setelah penagihan berhasil ditagih.
Koleksi Masuk
Yang dimaksud dengan penagihan masuk adalah penagihan atau tagihan yang masuk atas beban rekening nasabah sendiri (dokumen yang diterbitkan) yang hasilnya akan dikirimkan ke cabang pemrakarsa untuk kepentingan pihak ketiga.
Dilihat dari mekanisme pelaksanaannya, koleksi dibagi menjadi:
Penagihan melalui bank lain
Yang dimaksud dengan penagihan melalui bank lain adalah penagihan yang dilakukan terhadap nasabah pihak ketiga bank lain di luar kota. Dalam hal ini penagihan dapat dilakukan melalui cabang bank itu sendiri. Apabila tidak mempunyai kantor cabang di wilayah kliring yang dituju, bank biasanya menggunakan bank lain atau bank koresponden yang mempunyai kantor di wilayah kliring yang dituju.
Pengumpulan melalui Cabang Bank Sendiri
Yang dimaksud dengan penagihan melalui cabang bank anda sendiri adalah penagihan yang dilakukan melalui cabang bank anda sendiri untuk pihak ketiga di luar kota di kantor cabang bank anda sendiri.
Baca juga: Memahami Investasi Jangka Pendek
Mekanisme Pengumpulan
Mekanisme atau prosedur pengumpulannya antara lain:
Mekanisme melalui teller ke deposan

Mekanisme atau prosedur pengumpulan

Manfaat Koleksi
Dengan menggunakan jasa penagihan, pelanggan mendapatkan banyak keuntungan saat mengumpulkan dokumen yang dimilikinya. Manfaat koleksi adalah:
Lebih Hemat Biaya
Jika pemesan mengambil sendiri dokumennya, jika berada di luar negeri biayanya akan sangat besar. Dengan menggunakan jasa penagihan, biaya yang dikeluarkan akan lebih kecil dibandingkan menagih sendiri.
Lebih Menghemat Waktu
Selain mahal, menagih sendiri juga memakan waktu lebih lama. Dengan menggunakan koleksi, Anda akan lebih menghemat waktu.
Risiko Kerugian Lebih Rendah
Dengan menggunakan jasa penagihan, nasabah akan terhindar dari segala risiko, termasuk kemungkinan kerugian seperti perampokan atau kehilangan karena sebab lain.
Baca juga: Memahami Investasi Jangka Panjang
Contoh Koleksi Keluar
Bapak Andra nasabah giro Bank Ika cabang Jakarta menyerahkan rekening giro yang diterbitkan nasabah Bank Ika cabang Lampung sebesar Rp. 45.000.000,00 untuk ditagihkan ke cabang lampung dan hasilnya dikreditkan ke rekeningnya. Komisi ditetapkan sebesar 0,25%. Pada saat penerimaan naskah untuk diambil ke cabang Lampung, Bank Ika-Jakarta akan memesan:
K : Rekening Administratif Rupiah
Surat Tagihan Diterima……………………………. Rp45.000.000,00
Jika seminggu kemudian diterima melalui wire bahwa penagihan telah dinyatakan berhasil, dan untuk itu nasabah dikenakan biaya transfer sebesar Rp 10.000,00, maka Bank Ika cabang Jakarta akan mencatatnya sebagai berikut:
D : Rekening Administratif Rupiah
Surat Tagihan Diterima……………………………. Rp45.000.000,00
D : RAK-Cabang Bandung ………………………………… Rp 45.000.000,00
K : Giro-Tuan Andra ………………………………………….. Rp. 44.877.500,00
K : Pendapatan Komisi Penagihan………………………………………. Rp. 122.500,00
K : Pendapatan Fee Kawat ………………………………….. Rp. 10.000,00
Demikianlah artikel yang membahas tentang pengertian koleksi koleksi menurut para ahli, manfaat, dokumen, jenis, mekanisme, kelebihan dan contoh lengkap koleksi koleksi. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.








