Klasifikasi Makhluk Hidup: Pengelompokan & Contoh

- Penulis

Minggu, 16 April 2023 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak zaman dahulu, klasifikasi makhluk hidup telah dikenal orang. Bapak filsuf yang berasal dari Yunani, Aristoteles (384-322 SM) ini sejak lama telah mengklasifikasikan makhluk hidup ke dalam kelompok hewan dan tumbuhan.

Seiring dengan kemajuan teknologi, tentunya sistem klasifikasi makhluk hidup juga semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Nah pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang klasifikasi makhluk hidup agar dapat membedakan pengelompokan makhluk hidup secara ilmiah (biologis).

Klasifikasi Dasar Makhluk Hidup

Dasar penggolongan makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya, yaitu:

  • Karakter fisik
  • Fitur morfologis dan anatomis
  • Karakteristik biokimia
  • Berdasarkan manfaat.

Pengelompokan makhluk hidup dapat dilakukan dengan berbagai sistem. Sistem pengelompokannya adalah buatan, alami dan filogeni. Berikut penjelasannya

  1. Klasifikasi Sistem Alam

Klasifikasi sistem alam ini pertama kali diciptakan oleh Michael Adams dan Jean Baptiste de Lamarck. Penggolongan sistem alam ini didasarkan pada kesamaan dan perbedaan morfologi (bentuk luar) yang terbentuk secara alami, misalnya:

  • Hewan dikelompokkan berdasarkan:
    • Cara gerak: hewan yang memiliki dua kaki, empat kaki, tidak berkaki, hewan bersayap dan hewan bersirip.
    • Penutup tubuh: hewan yang berbulu, bersisik, berbulu dan bercangkang.
  • Tumbuhan dikelompokkan berdasarkan jumlah keping bijinya yaitu tumbuhan berbiji satu dan tumbuhan berbiji dua.
  1. Klasifikasi Sistem Buatan (Artificial)

Klasifikasi buatan adalah pengelompokan makhluk hidup dilihat dari ciri-cirinya. Sistem ini tersusun dari ciri dan ciri yang selaras dengan kehendak manusia, serta ciri-ciri lainnya.

Ciri-ciri yang digunakan berupa struktur morfologi, anatomi dan fisiologis (yang terutama merupakan alat reproduksi dan tempat hidup/habitatnya). Klasifikasi tumbuhan dapat dilihat berdasarkan tempat hidupnya, habitatnya (seperti perdu, pohon, herba, pemanjatan dan perdu).

Aristoteles yang merupakan tokoh dalam sistem buatan ini mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 2 kelompok, yaitu tumbuhan (Plantae) dan hewan (Animalia). Kemudian Aristoteles

Carolus Linnaeus adalah karakter lain yang membagi tanaman dilihat berdasarkan alat kelaminnya.

  1. Klasifikasi Sistem Filogenetik

Setelah teori evolusi yang dikemukakan oleh para ilmuwan biologi, muncullah teori klasifikasi sistem filogenetik. Charles Darwin yang pertama kali mengemukakan pada tahun 1859. Pendapat Darwin mengatakan bahwa evolusi dan klasifikasi memiliki hubungan.

Sistem filogenetik menjelaskan bagaimana semua makhluk hidup memiliki kesamaan dalam molekul dan biokimia, tetapi berbeda dalam struktur bentuk dan fungsi masing-masing organisme atau makhluk hidup.

Baca Juga :  4 Peristiwa Yang Terjadi Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Hakikat pengelompokan makhluk hidup dalam suatu sistem filogenetik yang tersusun atas kesamaan fenotipe dilihat dari kenampakan fisik, tingkah laku, kenampakan, dan pewarisan sifat dengan adanya hubungan evolusioner.

Dengan kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan, para ilmuwan telah mengembangkan beberapa sistem klasifikasi makhluk hidup. Kemudian para ilmuwan membagi makhluk hidup menjadi beberapa sistem kingdom.

Sistem Kerajaan Berdasarkan Pakar

Dari persamaan dan perbedaan tersebut, maka dibuatlah suatu sistem klasifikasi makhluk hidup yang telah diperkenalkan oleh para ahli, antara lain :

  • Sistem dua kerajaan, oleh Carolus Linnaeus (Animalia dan Plantae)
  • Sistem tiga kerajaan, oleh Ernst Haeckel (Animalia, Plantae, Protista)
  • Sistem empat kerajaan, oleh Herbert Copeland (Animalia, Plantae, Protista, Monera)
  • Sistem lima kingdom, oleh Robert H Whittaker (Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia)
  • Sistem enam kerajaan, oleh Carl Woese (Animalia, Plantae, Protista, Mycota, Eubacteria, Archaebacteria)

Namun, sistem klasifikasi makhluk hidup yang dikenal saat ini, terdiri dari 5 kingdom, ditemukan oleh seorang ahli bernama Whittaker.

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom System dan Penjelasannya

Berikut ciri-ciri umum makhluk hidup yang termasuk dalam sistem 5 kingdom, yaitu:

  1. uang

Monera adalah organisme atau makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti yang disebut prokariota. Kerajaan ini terdiri dari Eubacteria (bakteri) juga Archaebacteria (bakteri yang menghuni daerah ekstrim).

  1. Protista

Protista adalah kerajaan makhluk hidup yang terdiri dari bersel tunggal atau bersel banyak dan yang sudah memiliki membran inti atau organisme eukariotik. Secara sederhana, protista dikelompokkan menjadi:

  • Protista Mirip Hewan (Protozoa)
  • Protista Mirip Tumbuhan (Alga)
  • protista mirip jamur
  1. Jamur atau Jamur

Jamur adalah kingdom makhluk hidup atau organisme yang tidak memiliki kloroplas. Tubuhnya terdiri dari satu sel yang tersusun dari seikat benang dan dindingnya dilindungi oleh kitin.

Kelompok ini terdiri dari semua jenis jamur, kecuali jamur air (Oomycota) dan jamur lendir (Myxomycota)

  1. Plantae (Tumbuhan)

Kerajaan tumbuhan adalah makhluk hidup bersel banyak yang memiliki kloroplas. Kloroplas mengandung klorofil. Fungsi keberadaan klorofil adalah untuk melakukan proses fotosintesis.

Pada umumnya tumbuhan memiliki daun, akar dan batang. Tumbuhan bereproduksi secara seksual dan aseksual. Tumbuhan terdiri dari:

  • Lumut atau Bryophyta
  • Pakis atau Pteridophyta
  • Tumbuhan berbiji terbuka atau Gymnospermae
  • Tumbuhan berbiji tertutup atau Angiospermae
  1. Animalia
Baca Juga :  Soal UTS/PTS Kelas 6 Semester 2 dan Jawaban Tahun 2022

Penggolongan makhluk hidup animalia disebut juga animalia. Sel memiliki membran inti (eukariotik) dan tidak memiliki kloroplas.

Sel hewan juga tidak memiliki dinding sel, berbeda dengan tumbuhan, hewan dapat bergerak aktif dan memiliki sistem saraf.

Hewan-hewan tersebut dibagi berdasarkan:

  • Makanan:
    • Herbivora adalah kelompok hewan yang memakan tumbuhan hijau. Contoh mamalia yang menempati padang rumput (zebra, banteng, jerapah, dll).
    • Karnivora adalah kelompok hewan pemakan daging. Contoh binatang seperti buaya, macan, macan dan sebagainya)
    • Omnivora adalah kelompok hewan yang memakan daging dan tumbuhan hijau (pemakan segalanya). Contohnya: tikus, beruang, orang utan, monyet dan lain-lain.
    • Insektivora adalah kelompok hewan pemakan serangga. Misalnya: landak, kadal, bunglon, lalat dan lain-lain.
  • Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang:
    • Invertebrata, adalah hewan yang tidak memiliki tulang punggung. Yang terbagi menjadi 8 filum/filum diantaranya :
      1. Porifera (binatang berpori), misalnya; hewan spons (Spongia sp).
      2. Coelenterata (hewan berongga), contoh : Ubur-ubur (Aurelia aurita).
      3. Platyhelminthes (cacing pipih), contoh: Cacing pita (Tania saginata).
      4. Nemathelminthes (cacing gelang), contoh: cacing tambang pada duodenum manusia (Ancylostoma duodenale).
      5. Annelida (cacing gelang), contoh: cacing tanah (Lumbricus terrestris)
      6. Moluska (hewan bertubuh lunak), contoh : Bekicot (Achatina fulica).
      7. Arthropoda (hewan berbuku), hewan ini dibagi lagi menjadi 4 kelas, yaitu:
        • Crustacea (krustasea), contoh: umang-umang (Coenobita clypeatus)
        • Myriapoda (kelabang), contoh: kelabang (Subspinipe Scolopendra)
        • Arakhnida (laba-laba), misalnya laba-laba (Eurypelma californica).
        • Insecta (serangga), contoh: capung (Hetaerina America)
      8. Echinodermata (hewan berkulit duri), kelompok hewan ini dibagi lagi menjadi 4 kelas, yaitu:
        • Asteroidea (bintang laut), contoh: bintang laut (Asteria vulgaris).
        • Crinoidea (lili laut), contoh: lili laut (Lamprometri palmate)
        • Echinoidea (bulu babi), contoh: bulu babi (Diadema antilarum)
        • Holothuroidea (teripang), contoh : teripang (Scabra holothuria)
    • Vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang punggung. Terdiri dari 5 divisi antara lain :
      1. Pisces (ikan), misalnya: Osteoglossum bicirrhosum (Ikan arwana)
      2. Amfibi (katak), misalnya: Rana sp
      3. Reptilia (binatang melata/merayap), misalnya: ular, kadal dan bunglon
      4. Aves (burung), misalnya: ayam, Aquila chrysaetos (burung rajawali)
      5. Mamalia (hewan yang memiliki kelenjar susu), contohnya: kambing, sapi, dan orangutan.

Setelah mengetahui berbagai informasi mengenai klasifikasi makhluk hidup di atas, tentunya Anda sudah paham bahwa makhluk hidup tidak hanya digolongkan menjadi hewan dan tumbuhan saja?

Semoga bermanfaat!

mejakelas.com

Berita Terkait

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya
Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..
Contoh Soal IPA Kelas 8 SMP MTs Kurikulum Merdeka Bab 2 Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Materi Biologi Kelas 11 Kurikulum Merdeka Lengkap
20 Soal Matematika Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:23 WIB

Bagaimana Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif? Begini Penjelasannya

Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:04 WIB

Bagaimana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Tahap Perkembangan Siswa SD Menurut Piaget?

Kamis, 27 Juni 2024 - 11:03 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:15 WIB

Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1 Kurikulum Merdeka

Senin, 24 Juni 2024 - 16:11 WIB

Dalam Rantai Makanan Tumbuhan Hijau Berfungsi Sebagai…..

Berita Terbaru

Viral

Jangan Ya Dek Ya Yang Viral Di Tiktok Asli

Rabu, 24 Jul 2024 - 06:53 WIB