PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Pengertian Sosialisasi Politik : Sifat, Fungsi, Jenis dan Agen Sosialisasi Politik

Pengertian Sosialisasi Politik : Sifat, Fungsi, Jenis dan Agen Sosialisasi Politik

Sosialisasi Politik 1

Pengertian Sosialisasi Politik – Apa yang dimaksud dengan sosialisasi politik? Jelaskan pengertian sosialisasi politik? Apa tujuan sosialisasi politik? Sebutkan jenis-jenis sosialisasi politik! Siapa saja agen sosialisasi politik?

Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas pengertian sosialisasi politik menurut para ahli, sifat, fungsi, jenis dan agen sosialisasi secara lengkap.


Baca Juga: Komunikasi Politik

Isi

bersembunyi

1
Pengertian Sosialisasi Politik

2
Pengertian Sosialisasi Politik Menurut Para Ahli

2.1
Kenneth P.Langton (1969)

2.2
Ramlan Surbakti (1992)

2.3
Richard E.Dawson (1992)

2.4
Gabriel Almond (2000)

2.5
Michael Rush dan Philip Althoff

2.6
SN Eisentadt

2.7
David Easton dan Jack Dennis

2.8
Irvin L.Anak

2.9
Kweit

2.10
Richard E. Dawson

2.11
Danis Kavanagh

2.12
Hyman

2.13
Kenneth P.Langton

2.14
David F.Aberlee

2.15
Miriam Budiarjo

2.16
Ramlan Surbakti

2.17
Alfian

2.18
M.Natsir

3
Sifat Sosialisasi Politik

4
Fungsi Sosialisasi Politik

5
Jenis Sosialisasi Politik

5.1
Pendidikan Politik

5.2
Indoktrinasi Politik

6
Sarana atau Agen Sosialisasi Politik

6.1
Keluarga

6.2
Sekolah

6.3
Kelompok sosial

6.4
Lingkungan kerja

6.5
Media massa

6.6
Kontak Politik Langsung

Pengertian Sosialisasi Politik

Sosialisasi politik merupakan bagian penting dalam suatu sistem politik karena dengan sosialisasi politik individu dapat mengetahui apa saja yang disadari atau tidak oleh setiap individu.

Sosialisasi politik adalah proses dimana individu belajar tentang politik dan mengembangkan orientasi politik.


Pengertian Sosialisasi Politik Menurut Para Ahli

Kenneth P.Langton (1969)

Sosialisasi politik merupakan salah satu cara masyarakat untuk meneruskan budaya politik yang telah mengakar dan mendarah daging di negaranya.

Ramlan Surbakti (1992)

Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat.


Richard E.Dawson (1992)

Sosialisasi politik adalah pewarisan pengetahuan, nilai-nilai dan pandangan politik dari orang tua, guru dan sarana sosialisasi lainnya kepada warga negara baru dan mereka yang memasuki usia dewasa.

Gabriel Almond (2000)

Sosialisasi politik adalah proses dimana sikap dan pola perilaku politik diperoleh atau dibentuk. Sosialisasi politik juga menjadi sarana satu generasi untuk menyampaikan standar politik dan keyakinan politik kepada generasi berikutnya.

Michael Rush dan Philip Althoff

Sosialisasi politik merupakan suatu proses pengenalan seseorang terhadap sistem politik. Bukan hanya pengenalannya saja, namun juga bagaimana seseorang menentukan respon dan reaksinya terhadap fenomena politik yang ada.

SN Eisentadt

Sosialisasi politik adalah komunikasi dan pembelajaran yang dilakukan manusia. Komunikasi ini terjadi antara manusia yang satu dengan manusia yang lain, yang berlangsung secara bertahap dan membentuk suatu hubungan umum.


David Easton dan Jack Dennis

Sosialisasi politik merupakan proses perkembangan seseorang untuk memperoleh orientasi dan pola perilaku politik.

Irvin L.Anak

Sosialisasi politik merupakan keseluruhan proses yang dilakukan oleh seorang individu yang lahir dari berbagai potensi perilaku. Selain itu individu juga dituntut untuk mengembangkan perilakunya secara nyata agar menjadi suatu kebiasaan dan dapat diterima berdasarkan standar kelompok yang telah ditetapkan.

Kweit

Sosialisasi politik adalah proses di mana individu belajar tentang politik.

Baca Juga: Institusi Politik

Richard E. Dawson

Sosialisasi politik adalah sebuah warisan. Maksud dari pewarisan tersebut berupa pengetahuan, nilai, pandangan dan alat politik bagi warga negara baru atau bagi mereka yang telah mencapai usia dewasa.

Danis Kavanagh

Sosialisasi politik merupakan proses dimana seseorang belajar mengembangkan pandangan politiknya.

Hyman

Sosialisasi politik merupakan proses pembelajaran yang berlangsung terus menerus dan melibatkan pembelajaran emosional serta indoktrinasi politik yang nyata. Proses pembelajaran ini didasarkan pada partisipasi dan pengalaman individu yang menjalani proses pembelajaran.

Kenneth P.Langton

Sosialisasi politik merupakan salah satu cara masyarakat untuk meneruskan budaya politiknya.

David F.Aberlee

Sosialisasi politik merupakan suatu pola yang menunjukkan tindakan sosial atau seluruh aspek tingkah laku yang mana pola tersebut ditanamkan pada diri individu, termasuk keterampilan, pengetahuan, motif dan sikap yang perlu ditampilkan secara terus menerus dalam kehidupan manusia selama belum dipelajari peran-peran baru.

Miriam Budiarjo

Sosialisasi politik merupakan sarana bagi partai politik untuk memperkenalkan nilai-nilai dan norma-norma yang dianut oleh partai politik tersebut secara berkelanjutan, agar nilai-nilai dan norma tersebut terus diketahui dan ditaati oleh setiap generasi.

Ramlan Surbakti

Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. Melalui proses sosialisasi politik inilah masyarakat memperoleh sikap dan orientasi terhadap kehidupan politik yang berlangsung di masyarakat.

Alfian

Sosialisasi politik merupakan suatu proses dimana anggota masyarakat mengenal, memahami, dan menghayati nilai-nilai politik tertentu sehingga mempengaruhi sikap dan perilaku politik sehari-hari.

M.Natsir

Sosialisasi politik lebih menekankan pada aspek pembinaan warga negara menuju kehidupan dan cara berpikir yang sesuai dengan pola yang ditentukan partai.

Sifat Sosialisasi Politik

Sifat sosialisasi politik yang laten dan nyata. Sosialisasi politik bersifat laten, artinya sosialisasi politik berlangsung dalam transmisi informasi, nilai atau perasaan terhadap peran, masukan dan keluaran suatu sistem sosial (misalnya keluarga) yang mempengaruhi sikap terhadap peran, masukan dan keluaran tersebut. sistem politik. Sedangkan sosialisasi politik yang nyata berlangsung dalam bentuk transmisi informasi, nilai atau perasaan mengenai peran, masukan dan keluaran sistem politik.

Fungsi Sosialisasi Politik

Fungsi sosialisasi politik antara lain:

  • Membentuk dan mentransmisikan budaya politik suatu bangsa.
  • Menjaga budaya politik suatu bangsa.
  • Mengubah budaya politik suatu bangsa.

Jenis Sosialisasi Politik

Berdasarkan cara penyampaian pesannya, ada 2 jenis sosialisasi politik, antara lain:

Pendidikan Politik

Pengertian pendidikan politik adalah suatu proses dialogis yang bertujuan agar anggota masyarakat dapat mengetahui dan mempelajari nilai-nilai, norma-norma, dan simbol-simbol politik negaranya. Hal ini biasanya dilakukan melalui kegiatan kursus, pelatihan kepemimpinan, diskusi, atau partisipasi dalam berbagai pertemuan formal dan informal.

Baca Juga: Pendidikan Politik

Indoktrinasi Politik

Pengertian indoktrinasi politik adalah proses sosialisasi yang dilakukan untuk menggerakkan dan memanipulasi warga negara agar menerima nilai, norma, dan simbol politik. Hal ini biasanya dilakukan satu arah dengan menggunakan paksaan psikologis.

Sarana atau Agen Sosialisasi Politik

Menurut Gabriel A. Almond (2000), sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan budaya politik suatu bangsa. Selain itu, sosialisasi politik juga dapat menjaga budaya politik suatu bangsa berupa mewariskan budaya tersebut dari generasi tua ke generasi muda, serta dapat mengubah budaya politik. Untuk dapat menyampaikan atau menularkan pandangan, nilai, sikap dan keyakinan politik diperlukan sarana atau agen sosialisasi politik.

Terdapat 6 agen sosialisasi politik, antara lain:

Keluarga

Keluarga merupakan agen pertama dalam membentuk nilai-nilai politik bagi seorang individu.

Sekolah

Sekolah membekali generasi muda dengan pengetahuan tentang dunia politik dan peran mereka di dalamnya serta memberikan pandangan yang lebih konkrit tentang institusi dan hubungan politik.

Kelompok sosial

Kelompok sosial dapat berupa kelompok bermain, kelompok pertemanan, dan kelompok kerja. Dengan kelompok sosial, orang belajar tentang beradaptasi dengan sikap atau perilaku yang dianut oleh kelompok tersebut.

Lingkungan kerja

Lingkungan kerja, khususnya pada organisasi formal atau nonformal yang dibentuk atas dasar pekerjaan, seperti serikat pekerja, serikat pekerja, dan sejenisnya. Organisasi semacam ini sering menjadi rujukan individu dalam kehidupan politik.

Media massa

Dengan media massa, masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan dan informasi politik. Selain itu, media massa merupakan sarana yang baik untuk membentuk sikap politik dan keyakinan warga negara.

Kontak Politik Langsung

Kontak politik langsung merupakan pengalaman nyata individu dalam kehidupan politik. Hal ini sangat mempengaruhi orientasi politik seseorang. Pandangan terhadap sistem politik yang ditanamkan oleh keluarga, sekolah, kelompok sosial, tempat kerja dan media massa dapat berubah karena pengalaman nyata seseorang dalam kehidupan politik.

Baca Juga: Retorika

Demikianlah artikel yang membahas tentang pengertian sosialisasi politik secara lengkap menurut para ahli, sifat, fungsi, jenis dan agen sosialisasi. semoga bermanfaat


Comment
Share:

Ad