Pengertian Sistem Informasi Akuntansi : Sejarah, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Komponen Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

oot

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA) – Apa yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas pengertian sistem informasi akuntansi menurut para ahli, sejarah, tujuan, fungsi, manfaat dan komponen sistem informasi akuntansi (sia) secara lengkap.

Baca juga: Pengertian Manajemen Administrasi Perkantoran


Isi

bersembunyi

2
Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Para Ahli

2.1
Romney & Steinbart (2006)

2.2
Jogiyanto

2.3
Wilkinson dan Cerullo

2.4
Wilkinson (1990)

2.5
George H. Bodnar dan William S. Hopwood

2.6
Mulyadi

2.7
Niswonger, Fess & Warren

2.8
Badriawan

2.9
Wilkinson (1991)

2.10
Bodnar & Hopwood (2010)

2.11
Widjajanto (2001)

2.12
Mulyadi (2008)

2.13
Jones & Rama (2006)

3
Sejarah Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

4
Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

5
Fungsi Sistem Informasi Akuntansi

6
Manfaat Sistem Informasi Akuntansi

7
Komponen Sistem Informasi Akuntansi

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Pengertian sistem informasi akuntansi adalah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkaitan dengan akuntansi.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan suatu sistem informasi terkomputerisasi yang mengolah data keuangan yang berkaitan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.


Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Para Ahli

Romney & Steinbart (2006)

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Romney & Steinbar adalah suatu sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan dan juga mengolah data menjadi informasi yang berguna dalam membantu proses pengambilan keputusan.

Jogiyanto

Menurut Jogiyanto, pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) adalah suatu bentuk sistem informasi yang didalamnya data transaksi bisnis diubah menjadi informasi keuangan yang berguna bagi penggunanya.


Wilkinson dan Cerullo

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Wilkinson dan Cerullo adalah suatu struktur terpadu dalam suatu entitas yang menggunakan sumber daya fisik dan komponen lainnya, untuk mengubah data transaksi keuangan/akuntansi menjadi informasi akuntansi dengan tujuan memenuhi kebutuhan informasi perusahaan. pengguna atau pengguna ( pengguna).

Wilkinson (1990)

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Wilkinson adalah suatu sistem informasi formal, mempunyai tujuan (kegunaan), tahapan, tugas, pengguna dan sumber daya serta mencakup seluruh aktivitas perusahaan dalam menyediakan informasi bagi seluruh pengguna di perusahaan.

Baca juga: Memahami Manajemen Perkantoran

George H. Bodnar dan William S. Hopwood

Pengertian sistem informasi akuntansi (AIS) menurut George H. Bodnar dan William S. Hopwood adalah kumpulan sumber daya, seperti: orang dan peralatan yang disusun untuk mengubah data menjadi informasi akuntansi. Informasi ini dikomunikasikan kepada penggunanya untuk berbagai pengambilan keputusan. (diterjemahkan oleh Jusuf AA)


Mulyadi

Pengertian sistem akuntansi menurut Mulyadi adalah suatu pengorganisasian formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang diperlukan oleh manajemen untuk memudahkan pengelolaan perusahaan.

Niswonger, Fess & Warren

Pengertian sistem akuntansi menurut Niswonger, Fess & Warren adalah suatu sarana bagi manajemen perusahaan untuk memperoleh informasi yang akan digunakan untuk mengelola perusahaan dan untuk menyusun laporan keuangan bagi pemilik, kreditur dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. (diterjemahkan oleh Ruswinarto, H.)

Badriawan

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Badriawan adalah sistem akuntansi yang terdiri dari formulir, catatan, prosedur dan alat yang digunakan untuk mengolah data mengenai suatu bisnis, suatu kesalahan ekonomi dengan tujuan menghasilkan umpan balik berupa laporan. diperlukan bagi manajemen untuk memantau bisnisnya dan bagi pihak berkepentingan lainnya seperti pemegang saham, kreditor, dan lembaga pemerintah untuk menilai hasil operasi.

Wilkinson (1991)

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Wilkinson adalah suatu kerangka untuk mengkoordinasikan sumber daya (data, material, peralatan, pemasok, personel, dan dana) untuk mengubah input berupa data ekonomi menjadi output berupa informasi keuangan. yang digunakan untuk menjalankan aktivitas suatu entitas dan memberikan informasi. akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Bodnar & Hopwood (2010)

Pengertian sistem informasi akuntansi (AIS) menurut Bodnar & Hopwood adalah kumpulan berbagai macam sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya menjadi informasi yang berguna bagi pengguna dan pemakai.

Baca juga: Pengertian Manajemen Keuangan

Widjajanto (2001)

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Widjajanto adalah suatu susunan berbagai dokumen, alat komunikasi, personel pelaksana, dan berbagai laporan yang dirancang untuk mengubah data keuangan suatu perusahaan atau organisasi menjadi informasi keuangan yang berguna dan bermanfaat.

Mulyadi (2008)

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Mulyadi adalah suatu bentuk sistem informasi yang bertujuan untuk menyediakan informasi bagi pengelola kegiatan usaha, menyempurnakan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada sebelumnya, meningkatkan pengendalian akuntansi dan pemeriksaan internal, serta sebagai membantu meningkatkan biaya administrasi dalam pemeliharaan catatan akuntansi.

Jones & Rama (2006)

Pengertian sistem informasi akuntansi (SIA) menurut Jones & Rama adalah subsistem dari sistem informasi manajemen, dimana subsistem tersebut menyediakan informasi akuntansi dan keuangan, serta informasi lainnya dalam proses transaksi akuntansi rutin.

Sejarah Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Secara tradisional, akuntansi hanya didasarkan pada pendekatan manual. Pengalaman dan keahlian seorang akuntan sangat penting dalam proses akuntansi. Meskipun menggunakan pendekatan manual bisa jadi tidak efektif dan efisien. Sistem informasi akuntansi memecahkan banyak permasalahan di atas. AIS dapat mendukung otomatisasi pemrosesan data dalam jumlah besar dan memproduksinya secara tepat waktu dengan informasi yang akurat.

Awalnya, sistem informasi akuntansi dirancang untuk fungsi penggajian pada tahun 1970an. Awalnya, sistem informasi akuntansi utama dikembangkan “in-house” sebagai sistem warisan. Solusi seperti ini mahal untuk dikembangkan dan sulit dipelihara. Oleh karena itu, praktisi akuntansi memilih pendekatan manual dibandingkan pendekatan berbasis komputer. Saat ini, sistem informasi akuntansi lebih sering dijual sebagai pembuat paket perangkat lunak dari vendor besar seperti Microsoft, Sage Group, SAP AG|SAP dan Oracle Corporation|Oracle yang dikonfigurasi dan disesuaikan agar sesuai dengan proses bisnis organisasi. Usaha kecil sering menggunakan paket perangkat lunak akuntansi berbiaya lebih rendah seperti MYOB dan Quickbooks.

Baca juga: Memahami Manajemen Personalia

Organisasi besar sering kali memilih sistem ERP. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas dan konsolidasi antara sistem bisnis lainnya, sistem informasi akuntansi digabungkan dengan sistem yang lebih besar dan terpusat yang dikenal sebagai perencanaan sumber daya perusahaan (ERP). Sebelumnya, dengan aplikasi terpisah untuk mengelola berbagai fungsi bisnis, organisasi harus mengembangkan antarmuka yang kompleks agar sistem dapat berkomunikasi satu sama lain. Melalui ERP, sistem seperti sistem informasi akuntansi dibangun sebagai sebuah modul yang terintegrasi ke dalam serangkaian aplikasi yang mencakup manufaktur, supply chain, sumber daya manusia. Modul-modul ini terintegrasi bersama dan mampu mengakses data yang sama serta menjalankan proses bisnis yang kompleks.

Kini sistem informasi akuntansi berbasis cloud computing semakin populer bagi UMKM dan organisasi besar dengan biaya lebih murah. Dengan penerapan sistem informasi akuntansi, banyak perusahaan telah menghilangkan peran akuntansi yang berketerampilan rendah, transaksional, dan operasional.

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Tujuan dari sistem informasi akuntansi antara lain:

  • Untuk mengolah dan menyimpan data seluruh transaksi keuangan
  • Untuk mengolah data keuangan menjadi informasi untuk pengambilan keputusan manajemen mengenai perencanaan dan pengendalian bisnis.
  • Untuk mengawasi kegiatan keuangan perusahaan
  • Untuk mengefisienkan biaya dan waktu kinerja keuangan.
  • Menyajikan data keuangan yang akurat dan sistematis.

Fungsi Sistem Informasi Akuntansi

Fungsi sistem informasi akuntansi dalam suatu organisasi antara lain:

  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas & transaksi.
  • Mengolah data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan
  • Melakukan pengawasan atau pengendalian yang tepat atas aset organisasi.

Baca juga: Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manfaat Sistem Informasi Akuntansi

Manfaat sistem informasi akuntansi antara lain:

  • Memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu.
  • Meningkatkan efisiensi kerja bagian keuangan
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan berbagi pengetahuan

Komponen Sistem Informasi Akuntansi

Komponen sistem informasi akuntansi berikut ini meliputi:

  • Manusia yaitu aktor yang menjalankan sistem
  • Transaksi yaitu objek-objek dari sistem informasi akuntansi sebagai masukan yang kemudian diolah hingga menghasilkan suatu informasi
  • Prosedur yaitu langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan transaksi atau kegiatan perusahaan.
  • Dokumen yaitu suatu formulir yang digunakan sebagai alat pencatatan pada saat bertransaksi
  • Peralatan yaitu suatu alat atau sarana yang digunakan untuk mencatat catatan pada sistem informasi yang bersangkutan.

Baca juga: Pengertian Audit Manajemen

Demikianlah artikel yang membahas tentang Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Para Ahli, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Komponen Sistem Informasi Akuntansi (SIA) secara lengkap. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *