PusatDapodik
Home Guru Pembelajaran Rumus Molaritas, Molalitas, Jumlah Mol, Normalitas dan Fraksi Mol

Rumus Molaritas, Molalitas, Jumlah Mol, Normalitas dan Fraksi Mol

pusatdapodik.com kali ini kita akan membahas Rumus Molaritas Larutan, Molalitas Larutan, Jumlah Mol, Normalitas Larutan dan Fraksi Mol serta disertai cara menghitungnya. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini

Molaritas Larutan (M)

Molaritas adalah besaran yang menyatakan jumlah mol zat terlarut per satuan volume larutan.

Satuan molaritas adalah molar (M) yang sama dengan mol/liter. Jika terdapat n mol senyawa terlarut dalam V liter larutan, maka rumus molaritas larutan tersebut adalah:

M = n/V

Informasi:
M = molaritas suatu zat (mol/L)
V = volume larutan (ml)
gr = massa suatu zat (gram)
Tn = massa molekul relatif suatu zat (gr/mol)

Jumlah mol suatu senyawa

Dalam kimia, jumlah suatu zat atau senyawa sering dinyatakan dalam mol. Satuan konsentrasi molaritas, molalitas, normalitas, dan fraksi mol menggunakan satuan besaran zat atau senyawa dalam mol. Mol adalah gram zat dibagi dengan massa molekul relatif (Mr). Rumus untuk menghitung mol suatu senyawa adalah:

n = gram/Mr

Informasi:
n = mol zat (mol)
Tn = massa molekul relatif suatu zat (gram/mol)
gr = massa suatu zat (g)

Molalitas Larutan (m)

Molalitas adalah kuantitas yang menyatakan jumlah mol zat terlarut per satuan berat pelarut. Satuan molalitas adalah molal (m) yang sama dengan mol/kilogram. Jika n mol senyawa dilarutkan dalam P kilogram pelarut, maka rumus molalitas larutan adalah:

m = n/p

Informasi:
m = molalitas suatu zat (molal)
ps = massa pelarut (gr)
n = mol zat (mol)

Normalitas Larutan (N)

Normalitas adalah besaran yang menyatakan jumlah mol ekuivalen zat terlarut dalam setiap satuan volume larutan. Satuan normalitas adalah normal (N) yang sama dengan mol/liter ekuivalen. Rumus normalitas untuk solusi tersebut adalah

N = kayu ek/V
atau N = nxa /V
atau N = Mxa

Informasi:
N = normalitas (molec/L)
V = volume larutan (liter)
n = mol zat (mol)
sebuah = ekuivalen suatu zat

ek adalah mol ekuivalen, yaitu jumlah mol dikalikan dengan jumlah ion H+ atau ion OH–
Jika n mol zat terlarut mengandung ion H+ atau OH– sebanyak-banyaknya, maka rumus mol ekuivalen (ek) adalah:

Ek = nxa

Untuk asam, 1 mol setara dengan 1 mol ion H+
Untuk basa, 1 mol setara dengan 1 mol ion OH–

Fraksi Mol Larutan

Fraksi mol adalah perbandingan jumlah mol suatu komponen larutan dengan jumlah mol semua komponen larutan. Karena fraksi mol adalah rasio mol, fraksi mol tidak memiliki satuan. Jika suatu larutan terdiri dari komponen A dan B dengan jumlah mol nA dan nB, maka rumus fraksi mol A (xA) dan fraksi mol B (xB)
mn

Perbedaan antara Molalitas dan Molaritas

Molaritas (M) adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan
Molalitas (m) adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg pelarut.

Moralitas ( M ) adalah satuan konsentrasi yang banyak digunakan dan didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan dalam satuan M. Sementara itu
Molalitas ( m ) adalah satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah mol zat yang terdapat dalam 1 kg pelarut dalam satuan mol

Contoh soal

Contoh perhitungan mol

hitung jumlah mol 10 gram garam meja (NaCl) yang diketahui memiliki massa molekul relatif 58,5.
jumlah mol, n = gram/Mr = 10/58,5 = 0,171 mol.
jumlah mol 10 gram garam meja adalah 0,171 mol

Contoh menghitung molaritas larutan

Misalnya 0,25 liter larutan urea (CO(NH2)2) dibuat dengan melarutkan 3 gram urea dalam air.
Massa molekul relatif urea adalah 60.
Molaritas larutan urea dapat dihitung dengan:
Jumlah mol urea, n = gram/Mr = 3/60 = 0,05 mol
larutan Molaritas, M = n/V = 0,05/0,25 = 0,2 molar
Maka molaritas larutan urea adalah 0,2 molar atau 0,2 mol/liter.

Contoh menghitung molalitas larutan

Misalnya 10 gram natrium hidroksida (NaOH) dilarutkan dalam 2 kg air.
Massa molekul relatif NaOH adalah 40.
Molalitas larutan dapat dihitung dengan:
Jumlah mol NaOH, n = gram/Mr = 10/40 = 0,25 mol
larutan Molalitas, m = n/P = 0,25/2 = 0,125 molal
Maka molalitas larutan NaOH adalah 0,125 molal

Contoh perhitungan normalitas suatu larutan.

Misalnya, 0,5 liter larutan NaOH dibuat dengan melarutkan 5 gram NaOH (Mr = 40) dalam air.
Normalitas larutan dapat dihitung dengan:
Mol NaOH, n = gram/Mr = 5/40 = 0,125 mol
Jumlah ion OH–, a = 1
mol setara, ek = nxa = 0,125 x 1 = 0,125
Normalitas, N = ek/V = 0,125/0,5 = 0,25 N
Maka normalitas larutan tersebut adalah 0,25 N

Contoh menghitung fraksi mol

Misalnya larutan yang dibuat dari 5,85 gram garam meja (Mr = 58,5) dilarutkan dalam 90 gram air (Mr = 18).
Kemudian fraksi mol garam meja dan fraksi mol air dapat dihitung dengan:
Mol garam meja, nG = 5,85/58,5 = 0,1 mol
Mol air, nA = 90/18 = 5 mol
fraksi mol garam meja, xG = nG/(nG+nA) = 0,1/(0,1+5) = 0,0196
fraksi mol air, xA = nA/(nG+nA) = 5/(0,1+5) = 0,0196 = 0,9804

itulah penjelasan tentang Mol, semoga bermanfaat

Comment
Share:

Ad